5 Tips Pintar Membuat Hasil Pencarian Google Menjadi Akurat


Google memiliki layanan mesin pencarian yang handal. Layanan Google Search ini biasa digunakan untuk mencari penjelasan mengenai suatu hal yang belum diketahui pengguna. 

Namun terkadang hasil pencarian di Google terlalu beragam, sehingga penjelasan yang diinginkan belum akurat dan memuaskan pengguna. Sebenarnya, ada beberapa kiat untuk meningkatkan dan memaksimalkan hasil pencarian Google. 

Beruntung, Senior Research Scientist for Search Quality and User Happiness di Google, Daniel M. Russell, berkenan membagikan lima tips sederhana yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mendapatkan hasil pencarian Google yang akurat dan efektif. Berikut tipsnya. 

1. Perhatikan urutan kata saat mencari 

Mendapatkan hasil yang ideal dari mesin pencari Google, bukan hanya tentang menemukan istilah pencarian yang tepat. Penting juga untuk menempatkannya dalam urutan yang benar. 

Russell menunjuk ke dua contoh spesifik peran penting urutan kata saat melakukan pencarian. Misalnya, pencarian untuk "langit biru" akan menghasilkan hasil yang berbeda dari "biru langit." Kedua kata kunci pencarian memiliki makna yang berbeda, "biru langit" mengacu pada warna tertentu dari biru, dan "langit biru" menggambarkan warna langit. 

Namun, ada beberapa pengecualian dalam metode urutan kata. Misalnya, mencari "Casing iPhone 11" akan sama hasilnya dengan kata "iPhone 11 casing". Tetapi, jika tidak menemukan hasil yang dicari, ada baiknya mempertimbangkan apakah kata-kata tersebut ditulis dalam urutan yang benar atau belum. 

2. Pakai tanda minus (-) untuk mempersempit hasil pencarian 

Pengguna Google Search bisa memakai simbol minus (-) untuk mempersempit pencarian. Simbol minus berguna untuk filter kata-kata yang tidak relevan. 
Misalnya, jika kamu melakukan penelusuran untuk mempelajari lebih lanjut tentang Liverpool (kota), dan ingin menyaring hasil yang berkaitan dengan tim sepakbola, coba cari sesuatu seperti "Liverpool -sepakbola." 



3. Pakai link yang disarankan dari hasil pencarian 

Jika kamu mencari informasi tertentu tentang topik yang luas, coba klik link atau tautan yang muncul di bawah hasil pencarian utama. Link ini muncul di bawah hasil pencarian pertama dan paling atas. 

Biasanya akan ada pilihan penjelasan yang paling banyak dicari oleh pengguna di mesin Google. Link akan membawa pengguna ke halaman situs Wikipedia, dan akan membawa pengguna langsung ke bagian halaman yang menyertakan informasi yang dicari. 

Misalnya pencarian "Idul Fitri", kamu akan melihat ada tautan yang membawa langsung ke bagian halaman Wikipedia untuk Idul Fitri yang mencakup informasi tradisi Idul Fitri hingga ‎Idul Fitri di berbagai wilayah. Hal ini akan menghemat waktu pencarian. 

4. Jangan bias hasil pencarian 

Salah satu kesalahan umum yang sering dilihat Russell dalam penelitian lapangannya adalah kebiasaan menyesuaikan istilah pencarian sehingga menunjukkan hasil yang spesifik. Melakukan hal itu dapat menyebabkan Google memberikan hasil yang mungkin tidak mencerminkan jawaban paling akurat. 

Misalnya, jika kamu menggunakan Google untuk mencari tahu panjang rata-rata gurita, kamu mengetik keyword seperti "panjang rata-rata gurita 21 inci." Ukuran inci ini bisa menjadikan hasil yang bias dalam pencarian. 

Sebaiknya menggunakan kata kunci "panjang rata-rata gurita", karena hasilnya akan lebih akurat dan banyak referensi yang bisa digunakan. 

5. Gunakan simbol titik dua (:) untuk filter hasil pencarian 

Ada cara lain untuk filter pencarian Google. Namun, kali ini filter digunakan untuk hasil pencarian berdasarkan situs web, tipe domain, dan lain sebagainya. 

Katakanlah kamu sedang mencari artikel di situs web tertentu. Misalnya, "smartphone terbaik tahun 2018 situs: kumparan.com". Hasil itu akan menampilkan berita tekait smartphone terbaik tahun 2018 dari situs web kumparan. 

Selain dari lima tips itu, Google juga baru merilis fitur baru yang juga berfungsi untuk meningkatkan hasil pencarian di layanan Google Search. Ada juga fitur Key Moment di Google Search yang memungkinkan pengguna untuk menemukan momen-momen penting dalam sebuah video. 

Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu repot-repot lagi rewind video untuk menemukan bagian penting tersebut. Saat ini, fitur Key Moment belum sepenuhnya bisa digunakan di seluruh video, namun  Google menjanjikan fitur ini bisa berlaku untuk semua konten tayangan dalam waktu dekat. 

Ada juga fitur Google Lens yang memudahkan pengguna untuk mengeksplorasi konten gambar menggunakan referensi gambar yang telah ditemukan. Caranya cukup dengan drag dan drop gambar referensi di kolom Google Lens yang akan muncul di situs

Sumber: kumparan(dot)com
Tag : Tips Lainnya
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

Back To Top